Orchid Forest Cikole Lembang

Kemarin hari Rabu sore saya mengunjungi sebuah tempat wisata alam di daerah Cikole, Lembang, nama tempatnya Orchid Forest Cikole, lokasinya sekitar 9.4 km dari alun-alun Lembang atau sekitar 16.9 km dari Terminal Ledeng. Harga tiket masuk ke Orchid Forest Cikole ini Rp 30.000 + Rp 5.000 untuk tiket LHI (Perhutani) + Rp 5.000 untuk tiket parkir motor, jadi totalnya waktu itu saya membayar Rp 40.000, semuanya dibayar di gerbang masuk yang lokasinya tidak begitu jauh dari Jalan Raya Tangkuban Perahu.

Setelah membeli tiket saya pun langsung masuk menuju lokasi wisatanya, jarak dari gerbang masuk ke tempat parkir motor lumayan jauh, mungkin sekitar 1.7 km, kebetulan waktu itu aspal jalannya lumayan banyak lubangnya jadi harus ekstra hati-hati, terutama ketika berpapasan dengan mobil. Setelah sampai di tempat parkir saya sempat bingung, dimana pintu masuknya ? saya pun bertanya ke salah satu penjual makanan disitu, ternyata pintu masuknya ada di bawah.

Jadi Orchid Forest Cikole ini adalah sebuah tempat wisata berupa hutan pinus dengan kontur tanah menurun, tempatnya termasuk luas, entah berapa tepatnya tapi kalau saya browsing-browsing sih ada yang bilang 12 hektar, 14 hektar, entahlah.. yang jelas tempatnya luas dan waktu itu sempat membuat betis saya terasa sakit dan membuat nafas menjadi ngos-ngosan ketika mendaki pulang menuju tempat parkir, untuk yang tidak kuat mendaki jangan khawatir di tempat ini ada mobil khusus yang bisa ditumpangi secara gratis kok.

Sesuai namanya Orhid Forest Cikole ini harusnya tontonan utamanya adalah bunga anggrek yang banyak terlihat menggantung di batang pohon, tapi pada waktu itu pohon-pohon anggrek tersebut rasanya kurang menarik perhatian karena tidak ada bunganya, mungkin bukan musimnya, tapi walaupun begitu saya tidak kecewa kok, karena tempatnya sejuk, luas dan tertata rapi, cocok untuk refreshing, lokasinya jauh dari Jalan Raya jadi tidak terganggu suara bising kendaraan, tapi ada yang aneh, beberapa kali saya mendengar suara dentuman, entah suara apa itu, suara tentara sedang latihan perang kah ? atau suara dari Gunung Tangkuban Perahu ?

Untuk yang suka foto-foto, di Orchid Forest Cikole ini tersedia banyak spot-spot foto menarik seperti jejeran payung yang diatur seakan-akan mengapung di udara, bola-bola kecil yang diatur seakan-akan terlihat seperti butiran salju, terowongan besi dan jembatan kayu.

Selain menikmati sejuknya udara hutan pinus, waktu itu saya juga sempat melihat-lihat tumbuhan bunga bangkai (walaupun tidak sedang mekar) dan melihat-lihat kelinci di Rabbit Forest, masuk ke tempat ini gratis, kalau ingin memberi pakan kelinci bisa beli disitu, harganya Rp 8.000.

Selain atraksi gratis, ada juga atraksi berbayarnya seperti Orchid Castle, Woodbridge, High Rope dan Flying Fox.

Untuk fasilitas umum di tempat wisata ini ada toilet yang bentuknya unik, tempat bermain anak, food court, kafe, mushola, bahkan ada meja tenis.

Ada juga saung-saung kecil yang bisa dipakai untuk duduk-duduk atau beristirahat, waktu itu saya sempat tiduran sebentar di salah satu saungnya.

Disediakan juga tempat penjualan souvenir bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Peta lokasi Orchid Forest Cikole Lembang:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *